V Partner

Dev Wadhwani

V Partner Dev Wadhwani adalah seorang pesinis besar, seperti orang kebanyakan, ketika pertama kali ia datang mengenal QNET – hingga ia mngetahui semua kebesaran di perusahaan ini. Dengan latar belakang keuangan dimana segalanya berupa angka, fakta dan bilangan, VP Dev sangat skeptis dan tidak berminat dalam mengejar bisnis ini.

 

Biografi

Bagaimana pun, setelah beberapa penelitian ekstensif dan pertemuan dengan pimpinan puncak perusahaan, VP Dev bergabung di bisnis, meski masih sedikit engga. Pada waktu itu, ia memiliki pekerjaan sebagai bankir investasi di Hong Kong dan tidak aktif dalam bisnis untuk beberapa bulan pertama. Sebagaimana hal yang muncul bersama waktu, VP Dev lambat laun mulai mengerti dan percaya pada visi perusahaan.

Ketika ditanya tentang rumus kesuksesannya, VP Dev menjawab bahwa keyakinan yang paling penting untuk merencanakan tujuan anda dengan jelas. Disiplin dan fokus adalah sangat penting dan harus terus dilatih. Dia mengklaim bahwa mendapatkan banyak pengetahuan dan berpartisipasi dalam banyak cara pelatihan sebisa mungkin dan selama perjalanannya menuju kesuksesan juga sangat penting. Dia tidak menyangkal bahwa anda tidak bisa mencapai kesuksesan tanpa kerja keras dan ketekunan yang ekstrem. VP Dev Wadhwani ditunjuk sebagai V Partner pada V-Malaysia 2017.

VP Dev, meski dia telah sukses, dia tetap membawa dirinya merendah dan tidak lupa akarnya dan awal yang rendah hati. Dia menambahkan momen yang paling membanggakan melalui perjalanannya bersama QNET, tidak hanya ketika ia bisa membeli dan memiliki mobil impiannya, tapi juga ketika downlinenya dan tim bisa melakukan itu juga. Dia tetap merendah bahwa uang bukan hanya hal yang bisa membawa orang untuk bersama. Ini bukan tim atau nama ketenaran. Meskipun dimulai dengan sekelompok orang yang berpikiran sama, yang datang bersama dengan pilihan, yang berbagi ideologi dan nilai umum dan sistem keyakinan.

VP Dev menggambarkan inspirasi dan motivasi dari sebuah karakter menarik bernama Muhammad Ali. Dia berkata bahwa Muhammad Ali adalah orang yang sangat tidak dimengerti tapi tidak sedikit pun ia berhenti mempercayai dirinya sendiri. Bahkan ketika ia dianiaya dan dijauhi, Muhammad Ali berpegang pada prinsipnya dan tidak pernah menyimpang dari kebenaran. VP Dev dengan sungguh-sungguh memandang Muhammad Ali sebagai teladannya karena sistem nilanya dan kenyataan bahwa ia tetap percaya pada dirinya sendiri meski mendapatkan tantangan terus-menerus. VP Dev suka mendengarkan beragam jenis musik seperti opera, RnB dan soft rock. Dia juga menikmati dunia lari. Dia bergairah tentang menciptakan bisnis baru atau usaha baru, selalu mencari peluang tersembunyi disetiap sudut dan celah. Disamping itu, VP Dev adalah tuan rumah pesta dan menikmatinya tidak lebih dari sekedar mengadakan pesata dan sosialisasi. Benar-benar kehidupan yang membuatnya mendapatkan gelar Rockstar!

Lebih jauh ia mengungkapkan bahwa melawan ego dan mengosongkan pikiran adalah yang terpenting dalam perjalanan anda, baik itu dalam bisnis ini atau usaha lain yang anda rintis. Belajar dan resapi pelajaran dari senior, yang lebih berpengalaman dan sukses dibandingkan anda. Jangan terjebak dengan posisi tinggi anda, selalu percaya bahwa anda tahu yang terbaik. Dengan itu ia mengatakan:

“Bukan tentang menjadi benar, ini tentang keberhasilan. Saya pernah harus melepaskan banyak hal, masalah, di mana saya tahu saya benar. Tapi saya tahu bahwa jika saya mengarah pulang, bukan berarti saya telah berhasil tapi lebih karena saya berargumen dengan baik. Saya tidak peduli dengan menjadi benar, saya peduli tentang sukses. Terkadang anda harus membuat kesalahan anda sendiri, dan selama anda belajar dari situ, anda tidak akan pernah salah.”